Minggu, 25 Desember 2011

Komedi Putar

kau duduk di tengah lalu-lalang
termenung menatap tanah pijakan
aku kira kau tertidur
hanya kau  malah meneteskan air mata
mata pencaharianmu membuntutimu
menunggui tak jemu merajuk
"kapan kau gunakan aku?"
aku sudah siap kau opersikan
apa kau akan menekikan lehermu
kulihat kau tanpa asa
banyak orang sebenarnya mengharapku
karena aku akan membuat mereka menyukaiku
yang penting kau memberiku orang
aku akan bergerak dengan bahan bakar minyak itu
akan kukurung mereka dalam sangkar raksasa
dan akan kuputar-putarkan mereka
hingga mereka turun dan puas denganku

Jumat, 23 Desember 2011

Setetes Madu

kucumbui terang senja
dengan setetes seduhan madu
penentram gertakan asa
emosiku yang ternukil
kutandaskan hingga ke palung-palung
dan luasnya samudera pemikiranku
setiap rasa kudikte satu demi satu
hingga senja berakhirkan gelap lengang
kututurkan apa saja yang berkeruyuk dalam benak
seyogyanya kan kuhirup itu
kutarik itu sampai kepelupuk mata
hingga ku tetap waspada
akan ranjau-ranjau kasih sayang
petuahku berkata
biar kunikmati setetes madu itu

Selasa, 01 November 2011

KAU ISTERIKU, AKU SEDANG CEMBURU

          Sore tadi aku melihatmu sedang bercengkerama dengan seorang pria duduk di warung kopi dengan riangnya. Aku dari kejauhan lantas menjauhkan diri dari keramaian. Aku melangkah dengan kepala tertunduk lesu.
          Ketika kau sampai di rumah hampir pukul sepuluh malam. aku menantimu di ranjang kita yang penuh kemesraan. kau mandi. setelah itu kau menghampiriku yang terkapar di sana dengan lemas tak bergairah. kau mengatakan "aku mencatimu". "akupun demikian". aku bertanya, "seharian kau kemana saja". aku melanjutkan "aku melihatmu". "aku bertemu dengan bekas pacarku sewaktu di perkuliahan" kau menjelaskan dan berucap "apa kamu cemburu? aku tadi ditraktir minum kopi susu di tempat