Yang kuasa berhak memberikan apapun kepada makhluknya
Yang kuasa telah memberikan kecantikan padamu
Tentunya itu untukmu, Yang Kuasa mempercayaimu untuk kecantikanmu
Itu kecantikan milikmu sepenuhnya
Kecantikan itu milikmu
Namun, kau adalah milikku
Kecantikan ini bukan hanya untukku seorang
Engkau berhak pula memilikinya
Tentunya aku, pun ingin kau menjaganya
Walau kelak akan memudar
Memang itu akan memudar setelah sapta, windu bahkan dalam dasa warsa nanti
Namun kecantikan sejatinya ada pada senyumanmu
dan,
Kabar terbaik bagiku adalah, ketika senyum itu menyapa-nyapa di sudut mataku
Rabu, 21 Februari 2018
Selasa, 30 Januari 2018
"apu lu bisa...?" kalimat saktinya
Aku merasa jijik
dengan orang yang berbangga-bangga dengan kekayaan, kejayaan ataupun
keberhasilan mereka. Namun aku lebih jijik dan muak dengan orang yang
membangga-banggakan bahwa dia sudah berhasil tidur dijalanan, bias hidup liar,
dan merasa hebat karena bias tidur dimanapun selama dua sampai tiga hari. Dengan
kalimat saktinya “saya pernah tidur dijalan pas lagi kegiatan social,
mbagi-mbagiin bantuan...”, atau “wah….gue masa bodo aja,
Minggu, 09 Maret 2014
Wilayahku
Kutemukan ruang untuk berfikir
Bahwasanya tiada sejengkalpun wilayah kosong
Ketika ditengah-tengah kesibukan manusia
Tak seorangpun memahami sewangi alam liar
Semburat keluh menelan secoret senyum
Engkau dapat merasakan sejumlah wilayah tandus
Kutemukan wilayah pemikiranku
Bukan tanah basah ataupun tandus
Kutemukan wilayah baruku
Dalam sayup-sayup malam dan pagi hari
Wilayah yang tak pernah kujejali dengan apapun
Aku memahami wilayah kalian
Itulah bukan wilayahku
Aku salah telah memasuki wilayah kalian
Memang itu bukan wilayah untukku
Langganan:
Postingan (Atom)