Senin, 29 April 2013

AKU MEMBUNUHNYA



flickr.com
“Apa yang akan kau berikan?”tanya Wanda. “sesuatu hal yang akan membuatmu mempunyai emosi berlebih”,begituleh penjelasan singkat yang masih menyimpan teka-teki. Sedangkan wanda masih saja mengejar jawaban yang pasti dari Rizki. Rizki yang sengaja menyimpan kejutannya tetap mengelak dari pertanyaan yang diajukan. “eh, apa kamu lapar?”, “aku ingin makan di warung sebelah SD sana mungkin di sana masakannya enak”, ajak Rizki sembari mengalihkan pertanyaan Wanda. “aku hanya ingin tahu apa yang akan kau berikan padaku”, muka cemberut sengaja ditampakkan Wanda tanda mulai kesal. “bukankah akan menyenangkan jika itu menjadi kejutan yang menarik kalau aku tetap menyimpannya?”, jawab Rizki sekenanya.
Dengan muka kembali ceria, mereka pergi setelah makan di warung yang dimaksudkan Rizki. Mereka bercanda ria di dalam perjalanan menuju pantai. Lamanya perjalanan membuat gadis manis di sebelah Rizky itu mulai mengantuk bahkan tidak kuat untuk menahan rasa kantuknya. Akhirnya Rizky yang menyadari itu sedikit merebahkan jok kursi Wanda agar lebih dapat tidur dengan nyenyak.

Rabu, 10 April 2013

Mawar




tanaman.org
keiginanmu menjemput senja
telah kau temui dengan lelehan peluh
keinginanmu membawa mawar  telah kau penuhi
hingga seruan-seruan peluru telah kau dengarkan
bahkan dentuman meriam kau merasakannya
mawar itu pun kau sudi menukilkan dalam nisanmu

ingin kau berjalan mempelajari hidup
setangkaipun tak kau resapi
kembalikan mawar itu kkepangkuannya
jika kau tak memberi restu padamu

Sabtu, 06 April 2013

Kitab Banyugeni 3



Kitab banyugeni yang menjadi rebutan banya orang menimbulkan banyaknya korban memang harus dimusnahkan. Joko dedeg tegopoh-gopoh sambil menggendong mayat wanita yang dicintainya tiba di kediamannya ki lurah Trunowiah. Dan disambut oleh sang pemilik rumah dengan raut muka masam dan sesekali meneteskan air mata. “duh gusti, apa yang menimpammu kini putriku. Nang apa yang terjadi kenapa putriku?”, tanya ki lurah sambil terisak. “dia terkena pukulan tangan besi milik ki jenggolo saat dia hendak membunuhku ki”,”maafkan saya karena telah melibatkan putri ki lurah” lanjut joko dedeg. “duh ngger, walau berat hati ini tapi ini sudah menjadi kehendak yang maha kuasa. Kita hanya menjalani laku di dunia ini”, ratap ki lurah trunowiah.
“saya tidak tahu kalau Dewi Wardani hendak berbuat demikian ini, saat saya terjepit saat melawan ki jenggolo dan tangan kanannya Bagus Pramudya”, “kami sama-sama berebut kitab Banyugeni yang selama ini menjadi sumber malapetaka”, lanjut joko dedeg dengan sedikit lirih dan terisak. “saya serahkan kitab ini kepadamu ki, saya tak kuasa bila memiliki kitab ini”, ucap joko dedeg. “kitab ini memang memiliki kekuatan magis yang sangat hebat, tapi dia juga meminta korban setiap akan berpindah tangan. Kecuali berpindah tangan dengan kehendak kitab Banyugeni sediri atau diserahkan kepada orang lain oleh pemilik yang terakhir”, ujar sang lurah ki jenggolo. “sekarang kita harus menguburkan puteriku”.